Pengembangan alat peraga permeabilitas untuk pembelajaran geologi di SMK
Keywords:
alat peraga, geologi pertambangan, pembelajaran praktik, permeabilitas, SMKAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan alat peraga sederhana untuk pembelajaran praktik konsep permeabilitas batuan pada Program Keahlian Geologi Pertambangan di SMK Negeri 1 Temon, Kulonprogo. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan sarana laboratorium, khususnya alat uji permeabilitas, sehingga pembelajaran masih bersifat teoritis. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat peraga berbahan lokal, pelatihan penggunaan bagi guru dan siswa, serta evaluasi peningkatan pemahaman konsep. Alat peraga yang dikembangkan berupa tabung transparan berisi media berpori dengan sistem aliran fluida sederhana berbasis hukum Darcy. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan alat peraga mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktik siswa, serta mendorong keterlibatan aktif melalui pembelajaran berbasis proyek, sebagaimana dilaporkan dalam berbagai studi tentang pembelajaran aktif, problem-based learning, dan experiential learning (Kolb, 2014; M. Prince, 2004; Savery, 2017; Wurdinger & Carlson, 2009). Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan media ajar mandiri dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Arif, S. H., Handoyo, B., & Rosyida, F. (2022). Pengembangan media pembelajaran Geografi menggunakan augmented reality pada materi vulkanisme berbasis spasial. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 2(2), 184-193.
Bear, J. (2013). Dynamics of fluids in porous media: Courier Corporation.
Daluba, N. E. (2013). Effect of Demonstration Method of Teaching on Students' Achievement in Agricultural Science. World journal of Education, 3(6), 1-7.
Fetter, C. W., & Kreamer, D. (2021). Applied hydrogeology: Waveland Press.
Guillaume, L., Laurent, V., & Genge, M. J. (2023). Immersive and interactive three-dimensional virtual fieldwork: Assessing the student learning experience and value to improve inclusivity of geosciences degrees. Journal of Geoscience Education, 71(4), 462-475.
Kartadireja, W. N., Somantri, L., & Sugito, N. T. (2024). Penggunaan Media Berbasis Sistem Informasi Geografis untuk Meningkatkan Kecerdasan Spasial dalam Pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 9(3), 138-146.
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development: FT press.
Nafiah, Y. N., & Suyanto, W. (2014). Penerapan model problem-based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(1), 125-143.
Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of engineering education, 93(3), 223-231.
Prince, M. J., & Felder, R. M. (2006). Inductive teaching and learning methods: Definitions, comparisons, and research bases. Journal of engineering education, 95(2), 123-138.
Savery, J. R. (2017). Overview of problem-based learning. Foundations of Learning and Instructional Design Technology.
Schunk, D. H. (2012). Learning Theoriesan Educational Perspective.
Wurdinger, S. D., & Carlson, J. A. (2009). Teaching for experiential learning: Five approaches that work: R&L Education.