Biofilik desain pada fasad bangunan di daerah tropis
Keywords:
arsitektur tropis, desain biofilik, fasad bangunan, kenyamanan termal, perubahan iklimAbstract
Perubahan iklim global telah memicu kenaikan suhu yang signifikan di wilayah tropis dan berdampak pada penurunan kenyamanan termal dalam bangunan. Solusi cepat berupa penggunaan penghawaan buatan (AC) dinilai tidak berkelanjutan dan kurang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan desain biofilik pada fasad bangunan sebagai strategi arsitektur yang responsif terhadap iklim tropis. Fokus utama penelitian adalah mengintegrasikan unsur alam ke dalam sistem selubung bangunan untuk meminimalisir penetrasi panas matahari sekaligus meningkatkan kualitas estetika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksploratif melalui studi literatur dan analisis preseden desain. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, buku teks, dan studi kasus terkait desain fasad dan prinsip biofilik. Hasil eksplorasi diharapkan dapat merumuskan tipologi desain fasad biofilik yang efektif dalam menciptakan mikroklimat dingin didalam massa bangunan tanpa mengabaikan performa termal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi elemen alam pada fasad bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan solusi fungsional untuk menghadapi tantangan perubahan iklim di wilayah tropis.
Downloads
References
Arsitektur Biofilik. (n.d.). Retrieved January 19, 2026, from https://www.aveharysakti.com/2024/10/arsitektur-biofilik.html
Fasad Hijau: Integrasi Alam dalam Desain Arsitektur Berkelanjutan. (n.d.). Retrieved January 19, 2026, from https://fasad.co.id/hijau/
Inspirasi Desain Fasad Gedung Modern dari Seluruh Dunia. (n.d.). Retrieved January 19, 2026, from https://sumberjayalaser.com/blog/fasad-gedung-modern/
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), I. P. (2021) Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press. Tersedia pada: https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg1/.
Kellert, S. R., & Calabrese, E. F. (n.d.). T p b d.
Kellert, S. R., & Calabrese, E. F. (2015). The Practice of Biophilic Design.
Michael, M., & Overend, M. (2022). Closed cavity façade, an innovative energy saving façade. Building Services Engineering Research and Technology, 43(3), 279–296. https://doi.org/10.1177/01436244221080030
Nur Utami, Mamiek, Kamal Rizki, Sani Jatara, Ario Manggolo. (2015). Sistem Pemasangan Dan Pemeliharaan Selubung Kulit Bangunan Keramik Pada Daerah Tropis. Jurnal Reka Karsa. 3(1):1-2
Paramita, B., Nurlette, M. R., & Hanissa, A. N. (2025). Enhancing Facade Design to Improve Energy Efficiency of Office Towers in the Hot and Humid Climate Region (Case Study: Bandung, Indonesia). Lecture Notes in Civil Engineering, 559 LNCE, 234–244. https://doi.org/10.1007/978-981-97-8401-1_16
Peter J. Irga et al. (2023). Vertical Greening Systems: A Perspective on Existing Technologies and New Design Recommendation. Sustainability Journal, Vol.15,hal.3.
Pujiyanti, I. (2021). Pengaruh Ventilative Cooling terhadap Kenyamanan Thermal pada Bangunan Fasilitas Kesehatan. Proceedings of International on Healthcare Facilities, 1(1), 75-81.
Putra, R. D. P. S., Murti, F., & Istijanto, S. (2024). 16188-Article Text-60459-1-10-20241114 (1). Tinjauan Konsep Arsitektur Biofilik Sebagai Bahan Pertimbangan Pada Fasilitas Konservasi Terumbu Karang, 4(2), 130–135.
Saifudeen, M. (2024) “Adaptation of buildings to climate change: an overview,” Frontiers in Built Environment, 10. Tersedia pada: https://www.frontiersin.org/journals/built environment/articles/10.3389/fbuil.2024.1327747/full.
Seyrek Şık, C. I., Woźniczka, A., & Widera, B. (2022). A Conceptual Framework for the Design of Energy-Efficient Vertical Green Façades. Energies, 15(21). https://doi.org/10.3390/en15218069
Sholikha, A. N., & Subiyantoro, H. (2022). PENGARUH ARSITEKTUR BIOMORFIK TERHADAP DAYA THE EFFECT OF BIOMORPHIC ARCHITECTURE ON TOURIST ATTRACTION IN SEA WORLD INDONESIA yaitu Benua Asia dan Benua Australia , serta diapit oleh dua samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia sehingga menjadika. 3(1), 2022.
Zhang, L., Deng, Z., Liang, L., Zhang, Y., Meng, Q., Wang, J., & Santamouris, M. (2019). Thermal behavior of a vertical green facade and its impact on the indoor and outdoor thermal environment. Energy and Buildings, 204, 109502. https://doi.org/10.1016/J.ENBUILD.2019.109502