Aktivitas manusia sebagai pembentuk ruang pasar: dengan pendekatan placemaking dalam revitalisasi pasar Masomba
Keywords:
Pasar Tradisional, Placemaking, Revitalisasi PasarAbstract
Pasar tradisional merupakan ruang public yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial masyarakat. Banyak pasarr tradisional menghadapi penurunan kualitas ruang yang berdampak pada kenyamanan dan aktivitas penggunanya. Pasar Masomba di kota palu merupakan salah satu pasar yang memiliki aktivitas sosial dan ekonomi yang kuat, namun belum didukung oleh kondisi fisik pasar. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi eksisting Pasar Masomba serta potensi dan permasalahannya melalui pendekatan placemaking. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan placemaking dapat digunakan sebagai dasar dalam upaya revitalisasi Pasar Masomba agar mampu mendukung aktivitas pasar dan memperkuat fungsi sosialnya yang sudah terbentuk didalam pasar masomba.
Downloads
References
Adila Permatasari. (2024). Analisis+Mekanisme+Pasar+Dalam+Pasar+Tradisional+Di+Indonesia. 1192, 688–698.
Aina, N. (2024). Implementation of Placemaking Approach in Landscape Design of Barito Bridge Tourism Area. Border, 4(2), 125–138. https://doi.org/10.33005/border.v4i2.753
Ansar, R., Antara, M., & Tangkesalu, D. (2021). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan Cabai Merah Keriting di Pasar Tradisional Kota Palu (Studi Kasus: Pasar Manonda dan Masomba). Jurnal Agrotekbis, 9(4), 943–953.
Fitriana, M., Sari, S. R., Rukayah, S., & Diponegoro, U. (2020). Peterogan Semarang Pasca Revitalisasi. Jurnal Arsitektur ARCADE, 4(1), 65–72.
Haqir Muhakir. (n.d.). Syarat Revitalisasi Pasar Masomba Harus Bersertifikat Pemkot Palu, Kadis: 80 Persen Milik Pribadi. https://palu.tribunnews.com/2021/06/02/syarat-revitalisasi-pasar-masomba-harus-bersertifikat-pemkot-palu-kadis-80-persen-milik-pribadi
Ibrahim, R. M., & Mahendra, A. S. (2019). Arsitektur Pasar dan Manusia sebagai Penggerak Peradaban Kota. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 7(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i2.34439
PERDA RTRW KOTA PALU. (2021). PERATURAN DAERAH KOTA PALU NOMOR 2 TAHUN 2021 (Vol. 3, Issue 1). http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10
PPS. (2016). Placemaking: What If We Built Our Cities Around Places? Project for Public Space, 1–24. http://www.pps.org/wp-content/uploads/2016/10/Oct-2016-placemaking-booklet.pdf
Rochsanthi, Shinta, & and Rini Darmawati. (2021). Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia 2021 Sustainable Architecture & Building Performance. 93–102.
TS Wibowo · 2021. (2007). teori pasar tradisional. 112, 11–33.
Wikipedia. (n.d.). Wikipedia. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pasar§ion=2&oldid=27841526&veaction=edit