Literature review: fitoremediasi logam berat dalam pencemaran tanah

Authors

  • Helma Khoirun Nisak Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Melka Azka Ramadhania Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Rony Irawanto Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Keywords:

bioakumulasi, keamanan lingkungan, fitoremediasi; logam berat, pencemaran tanah

Abstract

Pencemaran logam berat pada ekosistem tanah akibat eskalasi aktivitas antropogenik—meliputi sektor industri, pertambangan (PESK), dan pengelolaan limbah—telah berkembang menjadi isu lingkungan krusial yang mendesak. Permasalahan ini diperburuk oleh karakteristik polutan yang bersifat non-biodegradable dan persisten, sehingga memicu akumulasi jangka panjang di lingkungan. Dampak ekotoksisitasnya memicu degradasi multidimensi terhadap kualitas fisik, kimia, dan biologis tanah (termasuk hilangnya biodiversitas mikroba), serta meningkatkan risiko kesehatan manusia dan stabilitas ekosistem melalui mekanisme bioakumulasi dalam rantai makanan. Merespons tantangan tersebut, tinjauan literatur ini mengevaluasi potensi fitoremediasi sebagai strategi bioremediasi yang berkelanjutan. Pendekatan ini mendayagunakan kemampuan fisiologis tanaman hiperakumulator untuk memulihkan lahan tercemar, menawarkan metode penanganan yang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga ramah lingkungan dan efisien dari segi biaya dibandingkan metode konvensional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amri, K., & Adifa, N. (2025). Peran Fitoremediasi dalam Pemulihan Tanah Tercemar Logam Berat: Tinjauan Mekanisme dan Aplikasi. Jurnal Greenation Ilmu Teknik, 3(2), 58–65. https://doi.org/10.38035/jgit.v3i2.309

Bonor, Y. E. S., Wicaksono, K. S., & Utami, S. R. (2023). Pengaruh Fitoremediasi Tanaman Lokal Terhadap Kadar Timbal (Pb) Tanah di Lahan Penimbunan Limbah Pertambangan Emas. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 10(2), 509–514. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2023.010.2.34

Fatmawati, N. (2013). Fitoremediasi Logam Berat Kadmium (Cd). Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 1(1), 74–83.

Handayani, C. O., Sukarjo, S., & Dewi, T. (2022). Distribusi Logam Berat Pb, Cd, Cr, Ni dan Risiko Kesehatan Akibat Paparan Logam Berat Melalui Saluran Pencernaan di Lahan Sawah Sekitar Kawasan Industri Kabupaten Bandung. Jurnal Tanah dan Iklim, 46(1), 47–59. http://dx.doi.org/10.21082/jti.v46n1.2022.47-59

Hussein, S., Junedi, H., & Mamesa, Y. (2024). Tingkat Pencemaran Logam Cd, Fe, Cr Dan Cu Air Sumur Gali di Eks-TPA Talang Gulo Kota Jambi. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 319–326.

Islam, M. S., Ahmed, M. K., & Habibullah-Al-Mamun, M. (2024). Sources, effects and present perspectives of heavy metals contamination: Soil, plants and human food chain. Heliyon, 10(7), e20345. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e28357

Mukhlisin, A., Sari, D. P., & Wardhani, E. (2023). Efektivitas Tumbuhan Air Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dalam Menurunkan Kadar Logam Berat Pb dan Cr pada Air Lindi. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(2), 88–97.

Muryani, E., Ernawati, R., Asrifah, D., & Az-Zahra, D. A. (2025). Potensi Fitoremediasi Logam Berat oleh Tumbuhan Herba pada Area Bekas Penambangan Emas Skala Kecil Banyumas Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(4), 1037–1045. https://doi.org/10.14710/jil.23.4.1037-1045

Ni Luh Widyasari. (2025). Kajian Tanaman Hiperakumulator Pada Teknik Remediasi Lahan Tercemar Logam Berat. Jurnal Ecocentrism.

Savitri, A. R., & Purwanti, I. F. (2024). Pengelolaan Reklamasi Lahan Pascatambang Nikel di Sulawesi Tenggara Menggunakan Fitoremediasi. Jurnal Serambi Engineering, 9(1), 1775- 1784. https://doi.org/10.32672/jse.v9i1.6885

Wang, J., Liu, Y., & Chen, H. (2024). Heavy metal pollution in soil from industrial activities: A review of sources and remediation strategies. Environmental Pollution, 342, 123–135. https://doi.org/10.1016/j.envpol.2023.123135

Widyasari, N. L. (2021). Kajian Tanaman Hiperakumulator Pada Teknik Remediasi Lahan Tercemar Logam Berat. Jurnal Ecocentrism, 1(1), 17–24.

Zulfa, N., Pratiwi, A., & Lestari, H. (2023). Akumulasi logam berat pada tanaman pangan di lahan pertanian sekitar kawasan industri.Aiman A, Haziqah A, Nasution H, Abdul A, Rozi M, Perang M, et al. Efficient and “ Green ” Vehicle Air Conditioning System using Electric Compressor. In: Energy Procedia. Elsevier B.V.; 2014. p. 270–273.


Published

2026-03-12

How to Cite

Nisak, H. K., Ramadhania, M. A., & Rony Irawanto. (2026). Literature review: fitoremediasi logam berat dalam pencemaran tanah . Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 4, 538–544. Retrieved from https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/2131

Issue

Section

Penelitian