Asuhan keperawatan komprehensif pada pasien PSCBA dengan komorbid sekuela stroke iskemik di IGD RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Authors

  • Abid Fadhila Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Wawan Febri Ramdhani Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

asuhan keperawatan komprehensif, disfagia, perdarahan saluran cerna bagian atas (PSCBA), risiko aspirasi, stroke iskemik

Abstract

Perdarahan Saluran Cerna Bagian Atas (PSCBA) adalah kondisi kegawatdaruratan akibat perdarahan pada saluran cerna proksimal ligamentum Treitz yang berisiko menimbulkan instabilitas hemodinamik dan komplikasi serius. Risiko tersebut meningkat pada pasien dengan komorbid sekuela stroke iskemik, karena gangguan neurologis dapat menyebabkan disfagia, meningkatkan risiko aspirasi, gangguan nutrisi, serta risiko jatuh. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan komprehensif pada pasien PSCBA dengan komorbid sekuela stroke iskemik di IGD RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan pasien dalam kondisi hemodinamik relatif stabil dengan masalah keperawatan utama yaitu risiko perdarahan, gangguan menelan, nausea (mual), dan risiko jatuh. Intervensi difokuskan pada pemantauan hemodinamik, observasi tanda perdarahan, pencegahan aspirasi, manajemen mual, serta peningkatan keselamatan pasien. Evaluasi menunjukkan tidak terjadi perdarahan berlanjut, aspirasi, muntah aktif, maupun kejadian jatuh selama perawatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Masitha, R., Nugrohowati, D., Candra, A., Subagio, H. W., & Murbawani, E. A. (2021). Kejadian disfagia, kesesuaian diet, dan kejadian malnutrisi pada pasien stroke usia muda di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Journal of Nutrition and Health, 9(1), 33–41.

Patmah, P., Mariana, D., & Ningsih, R. (2022). Faktor yang mempengaruhi pneumonia aspirasi pada pasien stroke dengan disfagia: Literature review. Jurnal Citra Keperawatan, 10(2), 87–94.

Tumanggor, D. S., Sitepu, K., & Ritarwan, K. (2023). Latihan menelan terhadap kemampuan menelan pasien stroke yang mengalami disfagia. Jurnal Online Keperawatan Indonesia (JOTING), 5(1), 12–19.

Sayuti, A., Aulia, R., Ariyanda, R., Akbar, M., & Ikhsan, I. (2024). Epidemiologi perdarahan saluran cerna pada pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi di rumah sakit rujukan. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Kendari, 9(1), 45–53.

Luthfiananda, D. A., Sari, R. M., & Triwikatmani, A. (2024). Efektivitas pemberian proton pump inhibitor rute intravena drip kontinu dan intermiten pada pasien perdarahan saluran cerna bagian atas nonvariseal. Majalah Farmaseutik, 20(2), 122–129.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional pelayanan kedokteran: Tata laksana perdarahan saluran cerna bagian atas nonvarises. Kementerian Kesehatan RI.


Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Fadhila, A., & Ramdhani, W. F. (2026). Asuhan keperawatan komprehensif pada pasien PSCBA dengan komorbid sekuela stroke iskemik di IGD RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 4, 110–117. Retrieved from https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/2073

Issue

Section

Penelitian