Laporan kasus pada pasien anak dengan demam thypoid di Bangsal Naim RS PKU Muhammadiyah Gamping

Authors

  • Dinda Nisrina Shandri Nugraha Program Studi Pendidikan Profesi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Triani Rahmadewi Program Studi Pendidikan Profesi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

demam thypoid, hipertemia pada anak, kompres tepid water sponge

Abstract

Penyakit demam tifoid merupakan infeksi sistemik yang di akibatkan oleh bakteri Salmonella Typhi, Salmonella Typhi masuk melalui saluran pencernaan, lalu menyebar ke berbagai organ, yang kemudian menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening sehingga menyebabkan peningkatan suhu tubuh. Peningkatan suhu tubuh (hipertermi) merupakan salah satu masalah keperawatan yang muncul pada kasus demam typhoid. Masalah ini perlu ditangani salah satunya dengan kompres hangat metode Tepid Water Sponge, dapat dilakukan untuk manajemen hipertermia pada anak karena mampu meningkatkan pemahaman pasien tentang penyakit, meningkatkan kepatuhan terapi, mengurangi kecemasan, serta mendukung pencegahan komplikasi dan penularan pada demam tifoid. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian kompres tepid water sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada pasien anak dengan hipertermia. penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskrptif melalui observasi, wawancara, dan analisis rekam medis serta penyusunan asuhan keperawatan menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 3x24 jam menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh dibuktikan dengan suhu menjadi 36,7 ֯C, tanda-tanda vital dalam batas normal, pasien terlihat membaik dan terlihat lebih nyaman. Manajemen hipertermia dengan kompres hangat metode tepid water sponge terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam menurunkan suhu tubuh pada pasien anak dengan demam thypoid, meningkatkan kenyamanan, dan mempercepat pemulihan pasien

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiyanti, R. (2023). Teknik batuk efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien infeksi saluran napas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2), 112–120.

Azim, L., Sulma, R., & Ali. Fitriana. M. (2022). Pengaruh Kompres Hangat Daerah Aksila Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pada Anak Hipertermia Di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 1(3), 62–68

Dinas Kesehatan DIY. (2023). Situasi dan Analisis Penyakit Potensial KLB (Termasuk Suspek Demam Tifoid) Minggu Ke-1 Sampai Minggu Ke-30. Dinas Kesehatan DIY.

Fadhilah, S. (2023). Manajemen nyeri akut melalui pendekatan farmakologis pada pasien dengan penyakit infeksi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 7(1), 45–53.

Fauziah, N. (2020). Efektivitas teknik pernapasan dalam terhadap penurunan persepsi nyeri pada pasien infeksi. Nursing Journal, 11(2), 98–105.

Fauziyyah, Devita. L., Murniati, & Haniyah, S. (2024). Pemberian Kompres Tepid Water Sponge Untuk Menurunkan Suhu Pada An. R Dengan Tifoid. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 85–91.

Fero, M. Randy. G., Hadi, Syamsul. W., & Widyantara, Bagus. A. (2025). Gambaran Jumlah Leukosit Pada Penderita Demam Tifoid Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 10729–10735.

Hadiyah, T., Impartina, A., & Mauliyah, I. (2024). efektivitas Pemberian Tepid Sponge Water (TSW) Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak. Journal Of Health Sciences Leksia, 2(3), 29–35.

Hidayati, A. (2022). Posisi nyaman sebagai intervensi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri abdomen. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 33–40.

Lestari, I., Nurrohmah, A., & Purnawati, F. (2023). Penerapan Pemberian Water Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Toodler Dengan Hipertermi Di Ruang Anggrek RSUD Dr. Soeratno Gemolong. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi (JIG), 1(4), 27–35.

Mahendra, Y. (2022). Respons fisiologis tubuh terhadap infeksi sistemik dan implikasi keperawatan. Jurnal Keperawatan Klinik, 14(3), 210–218.

Miniharianti, Hijriana, I., Wahidanur, Yusnita, Urmila, & Nadila. Riska. (2023). Sosialisasi Penanganan Demam Pada Anak Dengan Kompres Metode Tepid Water Sponge. Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat , 1(1), 143–153.

Ningsih, D. (2021). Pengkajian nyeri sebagai dasar penentuan intervensi keperawatan. Jurnal Kesehatan Holistik, 5(2), 101–108.

Nugraha, F. (2020). Mekanisme kerja antipiretik dalam penurunan suhu tubuh pada pasien demam. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 12(1), 55–63

Pakpahan, R., Pasaribu, Romina. E., & Purba, Trisna. Y. (2024). Efektivitas Pemberian Kompres Tepid Water Sponge Terhadap Suhu Tubuh Anak Yang Mengalami Demam Di Ruang Rawat Inap Simalungun Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar. Journal Of Biology Education, Science, & Technology, 7(1), 457–463.

Putra, Novianto. R., & Adimayanti, E. (2022). Pengelolaan Hipertermia Pada Anak Pra Sekolah Dengan Demam Typhoid. Jurnal Keperawatan Notokusumo (JKN), 10(2), 58–68.

Putri, A. (2020). Penggunaan mukolitik dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien dengan infeksi saluran pernapasan. Jurnal Respirasi, 8(3), 147–154.

Putri, S. (2021). Patofisiologi demam dan implikasi terhadap asuhan keperawatan. Jurnal Patofisiologi Indonesia, 4(1), 22–29.

Ramadhani, L. (2022). Kebutuhan cairan pada pasien dengan hipertermia akibat infeksi. Jurnal Keperawatan Medis, 6(2), 75–83.

Salmiah, Yanti, L., & Apriyani, W. (2024). Pemberian Kompres Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Demam Tifoid. Jurnal Kesehatan , 13(1).

Sari, W. (2022). Pengkajian pola napas pada pasien infeksi saluran napas. Jurnal Keperawatan Dasar, 10(1), 66–73.Sulubara, S. (2021). Efektivitas Tindakan Kompres Air Hangat dan Tepid Sponge Bath Terhadap Penurunan Demam Pada Anak. Journal Of Midwifery Science and Woman"s Health, 2(1), 15– 19.

Susanti, R., Novikasari, L., & Setiawati. (2024). Efektivitas Pemberian Daun Dadap Serep Untuk Menurunkan Hipertermi Pada Anak Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(10), 4238–4247.

Syafira, M. (2023). Kompres hangat dalam menurunkan suhu tubuh pasien dengan hipertermia. Jurnal Intervensi Keperawatan, 13(1), 40–48.

Toyibah, & Astuti, Puji. A. (2025). Penerapan Water Tepid Sponge Pada Anak Usia Pra Sekolah Dalam Pengelolaan Hipertermia Pada Demam Typhoid : Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 3(2), 112–119.

Widyyati, Ika. L., Ahmadi, & Kamaisya. Vinnika. (2023). Penanganan Pasien Hipertermia Menggunakan Terapi Tepid Sponge : Laporan Kasus. Indonesian Health Science Journal, 3(1), 1–6.

Wulandari, D., Khoiriyati, A., & Kristanto, Widayat. P. (2024). Pemberian Water Tepid Sponge Untuk Menurunkan Hipertermia Pada Anak Dengan Dengue Hemorragic Fever (DHF). Urnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(2), 20–30.

Wulandari, E. (2021). Asupan cairan dalam membantu pengenceran sekret pada pasien ISPA. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 121–128

Yulianti, R., Herman, A., & Rasma. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Tipoid Di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo Tahun 2024. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 3(3), 286–294.

Zuhdi, Tibia. A., Kamissy, S., Setyawati, T., & Amri, I. (2024). Demam Thypoid Pada Remaja Laki- Laki Usia 18 Tahun. Jurnal Medical Profession, 6(2), 143–151


Downloads

Published

2026-03-03

How to Cite

Nugraha, D. N. S., & Rahmadewi, T. (2026). Laporan kasus pada pasien anak dengan demam thypoid di Bangsal Naim RS PKU Muhammadiyah Gamping. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 4, 18–29. Retrieved from https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/2151

Issue

Section

Penelitian