Hubungan antara perilaku sedentari dengan indeks massa tubuh pada siswa di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta
Keywords:
Perilaku Sedentari, IMT , SiswaAbstract
Latar Belakang: Perilaku sedentari pada remaja semakin meningkat seiring perkembangan teknologi dan tuntutan akademik, yang berpotensi memengaruhi status gizi, khususnya Indeks Massa Tubuh (IMT). Kondisi ini menjadi masalah kesehatan karena IMT yang tidak normal beresiko menimbulkan berbagai penyakit sejak usia muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentari dengan indeks massa tubuh pada siswa di SMA Muhammdadiyah 5 Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling berjumlah 156 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ), sedangkan IMT diukur melalui pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki perilaku sedentary kategori tinggi (39,1%) dan kategori normal (37,8%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yag signifikan antara perilaku sedentari dengan IMT (p-value = 0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,284 yang menunjukkan kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentari dan IMT, dimana semakin tinggi perilaku sedentari maka semakin tinggi IMT, disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi serta program aktifitas fisik untuk mengurangi perilaku sedentari pada siswa.
Downloads
References
Ashar, A. M., Yusuf, R. A., Hikmah, N., Kesehatan, P. P., Masyarakat, K., Muslim Indonesia, U., Gizi, P., Administrasi, P., & Kesehatan, K. (2025). Hubungan Perilaku Gizi Seimbang Aktivitas Fisik Dan Perilaku Sedentari Dengan Status Gizi Pada Remaja. In Window Of Public Health Journal (Vol. 6, Issue 2).
Curran, F., Davis, M. E., Murphy, K., Tersigni, N., King, A., Ngo, N., & O’Donoghue, G. (2023). Correlates of physical activity and sedentary behavior in adults living with overweight and obesity: A systematic review. In Obesity Reviews (Vol. 24, Issue 11). John Wiley and Sons Inc. https://doi.org/10.1111/obr.13615
Giffary, N. A., & Devita, A. (2024). Tingkat Perilaku Sedentari Dan Pengaruhnya Pada Prestasi Belajar Remaja Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 11(1), 1–8. Https://Doi.Org/10.32539/Jkk.V11i1.226
Hanifah, L., Nasrulloh, N., & Sufyan, D. L. (2023). Sedentary Behavior and Lack of Physical Activity among Children in Indonesia. In Children (Vol. 10, Issue 8). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/children10081283
Jingjie, W., Yang, L., Jing, Y., Ran, L., Yiqing, X., & Zhou, N. (2022). Sedentary time and its association with risk of cardiovascular diseases in adults: an updated systematic review and meta-analysis of observational studies. BMC Public Health, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12889-022-12728-6
KEMENKES. (2023). SURVEI KESEHATAN INDONESIA (SKI) 2023 DALAM ANGKA.
Liu, W., Yuan, Q., Zeng, N., McDonough, D. J., Tao, K., Peng, Q., & Gao, Z. (2021). Relationships between college students’ sedentary behavior, sleep quality, and body mass index. International
Journal of Environmental Research and Public Health, 18(8). https://doi.org/10.3390/ijerph18083946
Lontoh, S. O., Dwi Putra, M. D., & Razaan, M. N. (2024). Upaya Pencegahan Obesitas Dengan Skrining Imt Dan Gaya Hidup Sedentari Dewasa Muda Di Pekojan Jakarta Barat. Jurnal Serina Abdimas, 2(1), 195–199. Https://Doi.Org/10.24912/Jsa.V2i1.29205
Nafi’ah, N., & Hadi, E. N. (2022). Perilaku Sedentari dan Determinannya : Literature Review. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3
Patterson, J. S., Jasbi, P., Jin, Y., Gu, H., Allison, M. A., Reuter, C., Rana, B. K., Natarajan, L., & Sears, D. D. (2025). Metabolome Alterations Associated with Three-Month Sitting-Time Reduction Among Sedentary Postmenopausal Latinas with Cardiometabolic Disease Risk. Metabolites, 15(2). https://doi.org/10.3390/metabo15020075
Putri, N. R., Kusmawati, I. I., Argaheni, N. B., Nugraheni, A., & Sukamto, I. S. (2023). Relationships between Sedentary Lifestyle and Body Mass Index in Students in Pandemic COVID-19. Journal of Epidemiology and Public Health, 8(3), 410–414. https://doi.org/10.26911/jepublichealth.2023.08.03.11
Rakhman, A., Hamid, M. ABD., Nurulfuadi, N., Nadila, D., & Aiman, U. (2025). Relationship between Fast Food Consumption, Sedentary Lifestyle, and Physical Activity with Body Mass Index (BMI) among Students of Madrasah Aliyah Alkahiraat Pusat Palu Post-Covid-19 Pandemic. Journal of Health and Nutrition Research, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v4i1.286
WHO. (2020). WHO GUIDELINES ON PHYSICAL ACTIVITY AND SEDENTARY BEHAVIOUR.
Yusuf, R. A. (2022). Aktivitas Fisik Pada Remaja. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=Rq2- EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=Pola+aktivitas+fisik+dan+sedentari+pada+siswa+SMA+di
+Yogyakarta&ots=qRs1JuiskS&sig=x6aenHt4GEy1sf2NZdzqLTnN6dw&redir_esc=y#v=onepa ge&q&f=false