Asuhan keperawatan anemia pada pasien mioma uteri : studi kasus

Authors

  • Daffa Shaira Fiandari Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Dwi Sri Handayani Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

Anemia, nyeri akut, ansietas, mioma uteri, teknik relaksasi benson

Abstract

Mioma uteri merupakan tumor jinak yang tumbuh dari jaringan otot polos rahim. Pertumbuhannya dipicu oleh pengaruh hormon estrogen dan progesteron. Pertumbuhan mioma uteri yang semakin membesar akan menimbulkan nyeri abdomen atau nyeri panggul. Angka kejadian nyeri panggul pada wanita yang mengalami mioma uteri sebanyak 65 orang (72,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tindakan terapi relaksasi benson pada pasien yang mengalami mioma uteri disertai anemia di Bangsal Sakinah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sampel penelitian adalah pasien yang mengalami mioma uteri disertai anemia di Bangsal Sakinah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara menggunakan rekam medis selama 1 hari pada tanggal 06 Agustus 2025 pukul 11.00 WIB. Instrumen yang digunakan peneliti yaitu kuesioner pengkajian keperawatan maternitas dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan Numeric Rating Scale untuk pengkajian nyeri. Hasil penelitian ini menunjukkan data pengkajian fisik pasien pada tanggal 06 Agustus 2025 yaitu pasien tampak meringis menahan nyeri yang dirasakan pada skala 5, nyeri seperti ditusuk pada abdomen bagian bawah, abdomen teraba keras, terlihat membesar, dan nyeri tekan (+). Pasien diberikan intervensi teknik nonfarmakologi yaitu terapi relaksasi benson dengan durasi 10-15 menit selama 2x8 jam. Setelah diberikan teknik relaksasi benson selama 2 hari, pasien menunjukkan penurunan nyeri ditandai dengan pasien tampak rileks dan tenang. Oleh karena itu,pendekatan asuhan keperawatan berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawaran dan hasil klinis pasien.

 

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawe, M., Sezalio, M., Kanyesigye, H., & Kajabwangu, R. (2022). Prevalence , Clinical Presentation and Factors Associated with Uterine Fibroids Among Women Attending the Gynecology Outpatient Department at a Large Referral Hospital in. 4(1), 48–53.

Andini, A. P., & Susilawati, E. H. (2023). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Dengan Mioma Uteri Dan Anemia : Laporan Kasus Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(3), 699–704. https://doi.org/10.34011/jks.v3i3.1322

Ekaputri Mersi, dkk. 2024. Proses Keperawatan : Konsep, Implementasi, dan Evaluasi. ISBN

: 978-623-147-528-2. Tahta Media Group.

Fatimah, S. N., & Solehati, T. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Ny.L Dengan Post Operasi Mioma Uteri Di Rsu Dr. Slamet Garut: a Case Report. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 2665–2670. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i7.1198

Fitriyanti, F., & Machmudah, M. (2020). Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Mioma Uteri menggunakan Teknik Relaksasi dan Distraksi. Ners Muda, 1(1), 40. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5502

Hartati, S., Nirmala, N., & Winarti, R. (2022). Asuhan Keperawatan Post Operasi Miomektomi Atas Indikasi Mioma Uteri Dengan Pendekatan Model Konsep Comfort Kolkaba Di Rumah Sakit. Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan, 6(3), 133–143. https://doi.org/10.33366/nn.v6i3.2565

Keperawatan, J. (2019). SKALA NYERI POST APPENDIXTOMY DI RSUD PORSEA. 2(2), 61–69.

Khoirunnisa, R., & Yulian, V. (2023). Terapi Relaksasi Benson untuk Mengurangi Gejala Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Asuhan Keperawatan Keluarga : Case Report. 5(2), 45–50.

Lubis, P. N. (2020). Diagnosis dan Tatalaksana Mioma Uteri. Cermin Dunia Kedokteran, 47(3), 1–5.

Noviariska, N., Mudzakkir, M., & Wijayanti, E. T. (2022). Penerapan Terapi Relaksasi Benson untuk Mengurangi Nyeri pada Pasien Gastrittis di RSU Lirboyo Kota Kediri. 351–357.

Nugraheni, A. Y., Putri, M. S., & Saputro, A. Y. (2021). Evaluasi Ketepatan Antibiotik pada Pasien Sepsis. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 18(2), 194–207. https://doi.org/10.23917/pharmacon.v18i2.16635

Provinsi, U., & Tengah, S. (2023). Ghidza : jurnal gizi dan kesehatan. 7(2), 245–259. Ridwan, M., Lestari, G. I., & Fibrila, F. (2021). Hubungan Usia Ibu, Obesitas Dan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Mioma Uteri. Jurnal Medikes (Media Informasi

Kesehatan), 8(1), 11–22. https://doi.org/10.36743/medikes.v8i1.268

Suwarni, S., Trisnawati, T., Toyo M., E., & Hidayati, R. (2024). JFST : Jurnal Farmasi Sains dan Kesehatan. Jurnal Farmasi Sains Dan Teknologi, 02(01), 24–35.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik (1st. ed.). DPP PPNI.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia : Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st. ed.). DPP PPNI.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia : Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI.


Downloads

Published

2026-03-03

How to Cite

Fiandari, D. S., & Handayani, D. S. (2026). Asuhan keperawatan anemia pada pasien mioma uteri : studi kasus. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 4, 151–161. Retrieved from https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/2014

Issue

Section

Penelitian