Asuhan keperawatan jiwa pada Nn. “N” dengan gangguan resiko perilaku kekerasan di Wisma Srikandi RSJ Grhasia Yogyakarta
Keywords:
asuhan keperawatan jiwa, risiko perilaku kekerasanAbstract
Pendahuluan: Risiko perilaku kekerasan merupakan perilaku yang memperlihatkan individu tersebut dapat mengancam secara fisik, emosional dan atau seksual kepada diri sendiri atau orang lain. Risiko perilaku kekerasan terbagi menjadi dua, yaitu risiko perilaku kekerasan terhadap diri sendiri dan risiko perilaku kekerasan terhadap orang lain. Tanda dan Gejala secara resiko perilaku kekerasan secara subjektif seperti mengancam, mengupat dengan kata-kata kasar, suara kerat, bicara ketus. Sedangkan secara objektif seperti menyerang orang lain, melukai diri sendiri/orang lain, merusak lingkungan, perilaku agresif/amuk, mata melotot atau pandangan tajam, tangan mengepal, rahang mengatup, wajah memerah, postur tubuh kaku. Tujuan: Untuk memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan mengguanakan SLKI Kontrol Diri (L.09076). Metode: Penelitian ini menggunakan metode desain studi kasus terhadap satu pasien. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari, mulai dari tahap pengkajian hingga evaluasi Pencegahan Perilaku Kekerasan (I.14544). Hasil: Setelah pemberian asuhan keperawatan, tahap terakhir adalah evaluasi yang menunjukkan bahwa pasien mengalami perbaikan gejala yang dominan seperti ancaman kepada orang lain menurun, umpatan masih cukup meningkat belum ada penurunan, perilaku menyerang menurun, melukai diri sendiri/orang lain menurun, perilaku agresif/amuk cukup menurun, suara keras masih cukup meningkat belum ada penurunan, bicara ketus cukup menurun, keinginan bunuh diri menurun, euforia menurun, alam perasaan depresi cukup menurun. Kesimpulan: Pelaksanaan asuhan keperawatan menunjukkan bahwa tujuan keperawatan tercapai sebagian, ditandai dengan adanya penurunan keluhan dan perbaikan beberapa indikator hasil, namun masih diperlukan tindak lanjut untuk mencapai pemulihan optimal.
Downloads
References
Ainy, N. A., Sundari, R. I., Imaniyati, S., Studi, P., Ners, P., Bangsa, U. H., Prof, R. S. J., & Magelang, S. (2023). Untuk Mengontrol Marah Pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan Case Studies Of Intervention Application Of Assertive Communication Exercise To Control Anger In Patients Risk Violent Behavior. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 11, 54–65.
Dinkes. (2024). Profil Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kemenkes. (2020). Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa Di Fasilitas Kesehatan Tingkatpertama. Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Buku-Pedoman-Penyelenggaraan-Kesehatan-Jiwa-Di-Fasilitas-Kesehatan-Tingkat-Pertama
Kemenkes. (2023a). Definisi Gangguan Jiwa Dan Jenis-Jenisnya. Kementrian Kesehatan. Https://Keslan.Kemkes.Go.Id/View_Artikel/2224/Definisi-Gangguan-Jiwa-Dan-Jenis-Jenisnya?Utm_Source=Chatgpt.Com
Kemenkes. (2023b). Gambaran Tanda Dan Gejala Resiko Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia. Kementrian Kesehatan. Https://Keslan.Kemkes.Go.Id/View_Artikel/2225/Gambaran-Tanda-Dan-Gejala-Resiko-Perilaku-Kekerasan-Pada-Pasien-Skizofrenia
Kemenkes. (2024). Tatalaksana Kegawatdaruratan Pada Pasien Gaduh Gelisah, Resiko Perilaku Kekerasan Pada Pelayanan Kesehatan Pra-Rumah Sakit Dan Di Rumah Sakit Serta Cara Evakuasi. Kementrian Kesehatan. Https://Lms.Kemkes.Go.Id/Courses/53f91bdf-18ef-4a0d-9e89-B939c451830d
Laela, S., Nyumirah, S., Siagian, O., Hasniah, Astuti, A. P., Amaliah, S. L., Supriatun, E., Ariani, G. A. P., & Ismailinar. (2024). Buku Ajar Keperawatan Jiwa.
Martini, S., Endriyani, S., & Febriani, A. (2021). Manajemen Pengendalian Marah Melalui Latihan Asertif Klien Skizofrenia Dengan Masalah Perilaku Kekerasan. Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(November), 302–308.
Narullita, D., Mardhiah, A., Dumar, B., Zaman, B., Sitohang, T. R., Herniyanti, R., Devita, Y., Yuniyanti, T. A., Afniwati, Usraleli, G, A., Timbulen, Christy, P., Yunitasari, P., Rusherina, Terok, M., & Kiling, M. A. (2025). Keperawatan Jiwa ( La Ode Alifariki (Ed.)).
Province, S. S. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny “ M ” Dengan Gangguan Perilaku Kekerasan Di Rskd Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Keperawatan Profesional, 4(2), 165–172.
Putri, V. S., N, R. M., & Fitrianti, S. (2018). Pengaruh Strategi Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Terhadap Resiko Perilaku Kekerasan Pada Pasien Gangguan Jiwa Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 7(2), 138. Https://Doi.Org/10.36565/Jab.V7i2.77
Risal, M., Hamu, A. H., Litaqia, W., Ulfameytalia, E., Sinthania, D., Zahra, Z., Fatah, Vera Fauziah, Raharjo, R., Albyn, Devanda Faiqh, Islamarida, R., Martini, S., Pastari, M., Narulita, S., & Jayanti, Desak Made Ari Dwi. (2022). Ilmu Keperawatan Jiwa (A. Munandar (Ed.)).
Wardiyah, A., Pribadi, T., & Yanti, C. Santa M. (2022). Terapi Relaksasi Napas Dalam Padapasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasandi Rs Jiwa Bandar Lampung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 5, 3611–3626.
Who. (2025). Gangguan Mental. World Health Organization. Https://Www-Who-Int.Translate.Goog/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Mental-Disorders?_X_Tr_Sl=En&_X_Tr_Tl=Id&_X_Tr_Hl=Id&_X_Tr_Pto=Sge