Asuhan keperawatan pada tahap perkembangan keluarga dengan remaja terkait dismenore di Sidoagung Sleman
Keywords:
dismenorea, keperawatan keluarga, nyeri haidAbstract
Dismenorea merupakan keluhan umum pada remaja perempuan yang berdampak pada kesejahteraan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan keluarga kepada Tn. S dengan fokus pada An. H yang mengalami dismenorea di Sidoagung, Godean, Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan proses keperawatan keluarga meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Intervensi yang diberikan mencakup edukasi tentang dismenorea serta teknik manajemen nyeri non-farmakologis seperti relaksasi napas dalam, kompres hangat, dan senam dismenorea. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam menangani nyeri haid. Keberhasilan program didukung oleh hubungan saling percaya antara mahasiswa dan keluarga serta keterlibatan aktif keluarga dalam setiap tahapan. Intervensi keperawatan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan manajemen nyeri dismenorea secara mandiri di tingkat rumah tangga. Semua anggota keluarga diharapkan berperan aktif dalam proses asuhan keperawatan keluarga. Agar terjadi kualitas hidup yang meningkat
Downloads
References
Andriyani, N., & Widyawati, M. N. (2019). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan Remaja tentang Manajemen Nyeri Haid. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 45–52.
Kusumawati, L. S. (2023). Penanganan non-farmakologis dalam upaya menurunkan dismenore pada remaja. Media Riset Kesehatan. https://jurnal.cakrabirawamedia.com/index.php/mrj/article/view/26
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Rizki, F., Wulandari, A., & Setiani, D. (2022). Efektivitas Edukasi Terhadap Penurunan Kecemasan Menjelang Menstruasi pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 101–109.
Rodrigues, J. C., de Arruda, G. T., & de Moraes, P. C. (2024). Manajemen mandiri nyeri dismenore primer: Studi potong lintang terhadap intervensi non-farmakologis. International Journal of Adolescent Medicine and Health. https://doi.org/10.1080/17581869.2024.2376519
Santosa, I. M. E., & Adhi, I. (2025). Pengurangan nyeri dismenore remaja berbasis yoga: Bukti dari intervensi berbasis sekolah. Journal of Clinical Medicine. https://journal.kadewaguru.org/index.php/NurseEdu/article/view/13
Unnisa, H., Annam, P., Gubba, N. C., & Begum, A. (2022). Evaluasi kualitas hidup dan efektivitas penanganan non-farmakologis pada dismenore. Annals of Medicine and Surgery. https://journals.lww.com/annals-of-medicine-and-surgery/fulltext/2022/09000/assessment_of_quality_of_life_and_effect_of.88.aspx
Utami, I., & Wahyuningsih, E. (2021). Pengaruh Kompres Hangat dan Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja. Jurnal Keperawatan Reproduksi, 5(1), 20–27.