Stres berhubungan dengan motivasi belajar siswa Aliyah dalam persiapan ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri
Keywords:
Stres akademik, motivasi belajar, remaja, persiapan ujianAbstract
Remaja yang mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi negeri berada pada fase krusial perkembangan identitas akademik dan karier, di mana tekanan akademik dan harapan keluarga berpotensi menimbulkan stres akademik. Stres ini dapat memengaruhi konsentrasi, kesehatan mental, dan motivasi belajar, terutama pada siswa perempuan yang lebih sensitif terhadap tekanan emosional. Data WHO (2025) menunjukkan tingginya prevalensi diperkirakan 1 dari 7 remaja (14,3%) anak berusia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental yang menyumbang 15% dari beban penyakit masalah kesehatan mental remaja secara global, sedangkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI, 2023) mencatat prevalensi masalah kesehatan jiwa pada remaja indonesia sebesar 2%, dan 1,9% di DI Yogyakarta. Kondisi ini menekankan pentingnya memahami hubungan antara stres dan motivasi belajar dalam persiapan ujian seleksi perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan motivasi belajar pada siswa aliyah dalam persiapan ujian masuk perguruan tinggi negeri. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan popolasi 201 siswa dan sampel 134 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kuesioner motivasi belajar berdasarkan indikator Hamzah B. Uno. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara stres dengan motivasi belajar, dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 dan kekuatan hubungan lemah dengan arah negatif (correlation coefficient = -0,330). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres yang dialami siswa, semakin rendah motivasi belajarnya. Berdasarkan temuan tersebut, siswa disarankan untuk meningkatkan motivasi belajar dan mengelola stres secara adaptif melalui pengaturan waktu dan strategi belajar yang efektif, sementara guru diharapkan memberikan pendampingan akademik dan dukungan motivasional dengan memperhatikan kondisi psikologis siswa. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan responden lebih luas dan mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi stres dan motivasi belajar.
Downloads
References
Berliantara Kadek, Primatanti Putu Asih, A. N. W. (2024). Hubungan Stres dengan Motivasi Belajar pada Siswa SMA Negeri 1 Ubud, 4(2), 189–193. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/amj.4.2.2024.189-193
Damayanti, S., Jannah, S. R., & Nizami, N. H. (2022). Tingkat Stres Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas Selama Proses Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. JIM FKep, 5(4), 154–158. https://doi.org/https://doi.org/10.37506/ijonc.v10i2.18409
Diandaru, B. H. (2023). Motivasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika di MTs Negeri 2 Kota Semarang. Jurnal Pendidkan Widyatama, 2(2), 185–196. Retrieved from https://jurnal.bbpmpjateng.id/index.php/jpw/article/view/17/20
Djarwo, C. F. (2020). Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Terhadap Motivasi Belajar Kimia Siswa SMA Kota Jayapura. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 7(1), 1–7. Retrieved from https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/jiim/article/view/2790
Mahardhika, D. M., Dewi, S. R., & Arsana, I. W. E. (2023). Hubungan antara Stres dengan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Tingkat Pertama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. E-Journal AMJ (Aesculapius Medical Journal), 3(2), 254–260. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/amj.3.2.2023.254-260
Nidawati. (2024). Penerapan Motivasi Dalam Proses Pebelajaran. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(3), 317–326. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i3.388
Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education education. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 104–112. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1596823
Persadha, P. (2024). Mengelola Stres Di Era Digital: Strategi Sukses Menghadapi Tekanan di Dunia Kerja dan Keluarga. (R. D. Fitrah, Ed.) (Cetakan Pe). Jakarta: CISSReC - Yayasan Lembaga Riset Siber Indonesia.
Savira, L. A., Setiawati, O. R., Husna, I., & Pramesti, W. (2021). Hubungan Stres dengan Motivasi Belajar Mahasiswa disaat Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 183–188. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.577
Sorout, J., Kodidala, S. R., Soni, H., Singh, P., & Sharma, N. (2020). Effect of academic stress on physical activity level and cognitive functions in first year medical students : An observational study. Asian Journal Of Medical Sciences, 11(5), 8–11. https://doi.org/10.3126/ajms.v11i5.29323
Sujadi, E. (2021). Stres Akademik dan Motivasi Belajar Mahasiswa Mengikuti Pembelajaran Daring selama Pandemi COVID-19. Educational Guidance and Counseling Development Jounal, 4(1), 29–41. Retrieved from https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/EGCDJ/article/view/12679
Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023).
Umar, A. F. F., Yusuf, A., Amini, A. R., & Alhadi, A. (2023). Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Peningkatan Prestasi Akademik Siswa. Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 7(2). https://doi.org/https://doi.org/10.29407/jbsp.v7i2.20670
Yulianti, F., & Yusra, Z. (2024). Hubungan Persepsi Terhadap Harapan Orang Tua Dengan Stres Akademik Pada Siswa Kelas Unggul Tahfidz Di MTSN X Bukitinggi. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(6), 7183–7190. https://doi.org/https://doi.org/10.54373/imeij.v5i6.2142
World Health Organization (WHO). Mental health of adolescents. 1 September 2025. [cited 2026 Feb 4]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health