Analisis kebutuhan fasilitas pengguna hotel resort di Kabupaten Magelang : Experiental Learning

Authors

  • Pramada Lian Palevi Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Ardiansyah Rahmat Hidayatullah Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

Experiental Learning;, Fasilitas ;, Hotel Resort

Abstract

Hotel adalah usaha penyediaan akomodasi secara harian berupa kamar-kamar di dalam satu atau lebih bangunan, yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan dan atau fasilitas lainnya. Hotel resort adalah suatu jenis akomodasi yang terletak di kawasan objek wisata, yang selain memiliki fasilitas menginap juga memiliki sarana khusus untuk istirahat dan rekreasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan experiental learning untuk menganalisis dan memaparkan interpretasi pengunjung hotel resort  di Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pendukung akomodasi sangat penting bagi pengunjung untuk meningkatkan lama masa menginap di hotel resort.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliansyah, H., & Hermawan, W. (2019). PERAN SEKTOR PARIWISATA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI. Jurnal UNPAR, 23(1), 39–55.

Anugraheni, D. T., & Perwito, A. H. (2023). Inventarisasi Potensi Wellness Tourism Kota Semarang.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2025). Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 Tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang. (2024). Kabupaten Magelang Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Magelang.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang. (2025). Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Magelang 2024 (Issue 04).

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. (2025). Wellness Tourism. https://visitingjogja.jogjaprov.go.id/wellness-tourism/

DISPORAPAR. (2024). Buku Pariwisata Jawa Tengah Dalam Angka (p. 4).

Herawati, A. R. (2023). Potensi Pariwisata Indonesia Mulai Dilirik Dunia. Mapfisipundip. https://map.fisip.undip.ac.id/id/potensi-pariwisata-indonesia-mulai-dilirik-dunia/

Louisa, A. T. (2022). Studi Fenomenologi Gaya Hidup Bebas Melalui Staycation Pada Mahasiswa di Kota Bandung. 1–7.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2021). Peraturan Mentri 4 Standar Usaha Hotel.

Pratama, A. (2022). Tren Staycation Meningkat, Traveloka Luncurkan Program “Traveloka Staycation Week 2022.” https://infobrand.id/tren-staycation-meningkat-traveloka-luncurkan-program-traveloka-staycation-week-2022.

Salsa. (2025). Wellness Tourism, Tren Industri Hospitality dan Pengaruhnya terhadap Hotel dan Spa. https://www.umn.ac.id/wellness-tourism-tren-industri-hospitality-dan-pengaruhnya-terhadap-hotel-dan-spa/

Septiani, R. A. D., Widjojoko, & Wardana, D. (2022). Jurnal perseda. JURNAL PERSEDA, V(2), 130–137.

Subchi, A. (2024). DPSP Borobudur Butuh Daya Tarik Penyangga untuk Tingkatkan Wisatawan. https://www.beritamagelang.id/dpsp-borobudur-butuh-daya-tarik-penyangga-untuk-tingkatkan-wisatawan

Syarika, S. (2016). 2 . 1 Tipologi Hotel Resor.


Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Palevi, P. L., & Hidayatullah, A. R. (2026). Analisis kebutuhan fasilitas pengguna hotel resort di Kabupaten Magelang : Experiental Learning. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 4, 834–843. Retrieved from https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/2034

Issue

Section

Penelitian

Most read articles by the same author(s)