Pengaruh pemberian nebulizer pada pasien bronkopneumonia di bangsal firdaus Rs pku muhammadiyah Gamping
Keywords:
bersihan jalan nafas tidak efektif, bronkopneumonia, nebulizerAbstract
Abstrak
Tingginya angka kematian pada anak-anak dan balita, salah satunya disebabkan oleh bronkopneumonia yang membunuh anak-anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. Virus, bakteri, mikroorganisme, dan jamur memasuki paru-paru melalui saluran pernapasan, menginfeksi jaringan paru-paru dan menimbulkan pneumonia. Proses inflamasi ini ditandai dengan meningkatnya jumlah sputum yang dihasilkan. Gejala tambahan yang khas meliputi demam yang tinggi, ketidaknyamanan, sesak napas, napas yang cepat dan dangkal, muntah, diare, serta batuk kering. Saat produksi lendir meningkat membuat gangguan pernapasan, salah satu teknik farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu membersihkan saluran napas adalah pemberian nebulizer.Tindakan ini bertujuan membantu pasien mengeluarkan dahak secara maksimal tanpa menguras energi, sehingga saluran pernapasan seperti laring, trakea, dan bronkiolus tetap bersih dan aliran udara tidak terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nebulizer terhadap bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Studi dilakukan selama tiga hari (24–26 Juni 2025) di Bangsal Firdaus RS PKU Muhammadiyah Gamping terhadap pasien dengan diagnosis medis bronkopneumonia. Hasil menunjukkan bahwa pemberian nebulizer membantu mengurangi jumlah sputum yang menghambat saluran napas, sehingga keluhan sesak napas berkurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian nebulizer terbukti bermanfaat dalam menangani masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia dan dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan farmakologis yang efektif untuk mengatasi penumpukan sekret di saluran pernapasan
Downloads
References
Daftar Pustaka
Afifah, L., Rusmariana, A., & Pratomo, O. S. (2023, November). Penerapan Pemberian Terapi Inhalasi Nebulizer Terhadap Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Dengan Bronkopneumonia Di RSUD Bendan Kota Pekalongan. In Prosiding Seminar Nasional UNIMUS (Vol. 6).
Astuti, W. T., Marhamah, E., & Diniyah, N. (2019). Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer Untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Pada Pasien Brokopneumonia. Jurnal Keperawatan, 5(2), 7–13. http://ejournal.akperkbn.ac.id
Hapsari, D., Saroh, S., & Nurfand, M. S. (2022). Efektivitas Pemberian Inhalasi pada Pasien Bronkopneumonia dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas: Effectiveness of Inhalation in Bronchopneumonia Patients with Ineffective Airway Clearing. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(9), 323-326.
Kemenkes RI (2020). Pedoman Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit.
Kusmianasari, R. R., Arsy, R. S., & Suryani, R. L. (2022). Pemberian Terapi Nebulizer Untuk Mengatasi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada An. A Dengan Bronkopneumonia Di Ruang Parikesit Rst. Wijayakusuma Purwokerto. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(7), 1239-1246.
Perdana, L. B., & Cahyaningrum, E. D. (2025). Efektivitas Terapi Nebulizer terhadap Bersihan Jalan Napas Anak dengan Bronkopneumonia. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 2(4), 268-275.
PPNI (2018). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
PPNI (2018). Standar Luaran Keperawawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
Rahmawati, A., & Syahruramadhani, S. (2023). Efektifitas Terapi Nebulisasi untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Anak dengan Bronkopneumonia. COMSERVA : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 328–334. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i1.745
RISKESDAS. (2022). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI 2022.
Safitri, R. (2019). Implementasi keperawatan sebagai wujud dari perencanaan keperawatan guna meningkatkan status kesehatan klien.
Sapariah Angraini & Relina, 2020. Keterampilan praktik keperawatan anak. Yudha English Gallery
Suwignjo, P., Maidartati, Asmara, L. N., Saputra, A., & Khasanah, U. (2022). Gambaran kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di instalasi rawat inap RSUD Kota Bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 10(2), 226–233
WHO. (2020). children with pneumonia taken to a healthcare provider data by mother’s education level. Artikel Penelitian. https://www.who.int/health-topics/