Perencanaan rusunawa untuk buruh pabrik dengan pendekatan well-being
Keywords:
Pertumbuhan Kawasan Industri Batang, Buruh, peningkatan Tenaga Kerja, Rusunawa, Well-BeingAbstract
Pertumbuhan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Telah mengubah Kabupaten Batang menjadi pusat Investasi Global Yang berpengengaruh terhadap peningkatan kebutuhan tenaga kerja. Hingga tahun 2025, Telah tercatat sebanyak 7.008 pekerja yang sudah terserap, dan jumlah ini akan diperkirakan terus meningkat dari 28.000 hingga 100.000 pekerja dimasa yang akan dating. Kenaikan jumlah tenaga kerja ini memenyabakan munculnya isu terkait penyediaan hunian yang layak, mengingat saat ini hunian pekerja masih didominasi oleh swadaya masyarakat yang belum memenuhi standar kualitas. Tujuan penelitian ini adalah Mengkaji Perancangan rumah susun masyarakat berpengahsilan rendah (RUSUNAWA) sebagai solusi hunian efisien bagi masyarakat berpenghasilan rendah dikawasan industry. Metode yang dugunakan adalah metode perancangan yang terdiri dari tahap input (identifikasi data), Proses perancangan (Pengolahan solusi desain) dan output (penerpan konsep). Penerapan ini menggunakan pendekan Well-Being ke dalam desain bangunan rusunawa untuk mengatasi keterbatasan privasi dan minimnya ruang komunal pada standar rusunawa saat ini yang dapat memicu Crowding-stress . Hasil kajian menunjukan penerapan konsep Well-Being memiliki 6 penerapan aspek yaitu ; Movement, Accessing Nature, Air Quality, Nutrition, Decentralization, dan Trust. Penerapan aspek-aspek tersebut dapat menciptakan lingkungan hunian yang dapat menunjang kesejahteraan fisik dan metal bagi pekerja /buruh. Point ini bukan sekedar kebutuhan estetika saja, melainkan investasi strategis untuk menjamin stabilitas produktivitas dan keberlanjutan bagi Kawasan industry di kabupaten Batang.
Downloads
References
Barmantyo, H. (n.d.). 2 Kawasan Industri di Batang Bakal Serap 100 Ribu Tenaga Kerja, 28 Persen Diisi Warga Lokal - Suara Merdeka Pekalongan. Retrieved January 18, 2026, from https://pekalongan.suaramerdeka.com/pekalongan-raya/18116051358/2-kawasan-industri-di-batang-bakal-serap-100-ribu-tenaga-kerja-28-persen-diisi-warga-lokal
Cv, P., & Persada, P. (n.d.). 557512-Analisis-Pasca-Hunian-Pada-Bangunan-Rusu-C3B73B5a.
Darmawan, A. D. (n.d.). 22,33% Penduduk Kabupaten Batang pada 2024 dengan Usia 0-14 Tahun. Retrieved January 18, 2026, from https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/7266c8104be4f56/22-33-penduduk-kabupaten-batang-pada-2024-dengan-usia-0-14-tahun
Disastra, R. J. Y., & Choandi, M. (2024). Peran Arsitektur Wellbeing Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan Dan Mengatasi Sick Building Syndrome Di Lingkungan Kerja. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 6(1), 285–294. https://doi.org/10.24912/stupa.v6i1.27473
Fabiana Meijon Fadul. (2019). Pengertian Rusun. 27–45.
Hidayat, A. (2025). No Title. DetikFinance. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7828240/7-008-orang-kerja-di-kawasan-industri-terpadu-batang
Indra Arief. (n.d.). Dirkeu ANTARA: SDM di Batang siapkan diri sambut pertumbuhan industri - ANTARA News. Retrieved January 18, 2026, from https://www.antaranews.com/berita/5174401/dirkeu-antara-sdm-di-batang-siapkan-diri-sambut-pertumbuhan-industri
KONRALMA, S. (2023). Analisis Rancangan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak LayakHuni (RTLH) Menjadi Rumah Layak Huni (RLH)Studi Kasus: Kegiatan BSPS Tahun 2022 di Kabupaten Batang.
Marzaman, L. U., & Fisu, A. A. (2020). Hunian Vertikal Kontainer Buruh Pt Kima Dengan Konsep Arsitektur Humanis. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 5(2), 91–103. https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.607
Mushaf, M. K. (2021). Analisis Kesiapan Masyarakat Dalam Industrialisasi Di Kabupaten Batang : Studi Kasus Desa Ketanggan. Jurnal Ilmiah, 9(2).
Puspita, A. (2023). Alternatif Desain Unit Rusunawa Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah: Studi Kasus di Rumah Susun Sewa Rorotan Jakarta Utara. Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri, 6(2), 95–110. https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v6i2.1204
Ramadhani, A. N., Setijanti, P., & Hayati, A. (2024). The affect of rusunawa design changes to resident’s physical quality satisfaction. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1351(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1351/1/012018
RDTR. (n.d.). Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Interaktif. Retrieved January 19, 2026, from https://gistaru.atrbpn.go.id/rdtrinteraktif/
Sujatmika, A. (2016). Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.5 No.1 (2016). Calyptra, 2(2), 1–12.
The Architecture of Well-Being - HOK. (n.d.). Retrieved January 19, 2026, from https://www.hok.com/ideas/research/the-architecture-of-well-being/