Penerapan arsitektur kontekstual dalam perancangan resort di kawasan tebing pantai Kabupaten Buton Selatan
Keywords:
arsitektur kontekstual, Kabupaten Buton Selatan, kawasan tebing pantai, pariwisata, resortAbstract
Kabupaten Buton Selatan merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi pariwisata beragam, meliputi wisata alam, bahari, budaya, sejarah, religi, hingga wisata buatan. Salah satu kawasan yang berkembang sebagai destinasi unggulan adalah Desa Wisata Gaya Baru dengan ikon wisata Waburi Park, yang mencatat jumlah kunjungan wisatawan tinggi pada tahun 2024. Meskipun demikian, pengembangan pariwisata di Buton Selatan masih menghadapi keterbatasan pada aspek akomodasi. Akomodasi yang tersedia umumnya berskala kecil dan bersifat adaptif terhadap hunian eksisting, sehingga aktivitas wisata masih didominasi oleh kunjungan satu hari (one day trip). Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan pengembangan fasilitas akomodasi yang mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus kualitas pengalaman berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep perancangan resort di kawasan tebing pantai Buton Selatan dengan pendekatan arsitektur kontekstual. Pendekatan ini dipilih untuk menciptakan keselarasan antara bangunan dengan lingkungan fisik, karakter lanskap, serta nilai sosial dan budaya masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan tahapan studi literatur, analisis kontekstual kawasan, sintesis, dan perumusan konsep perancangan. Analisis kontekstual meliputi aspek sosial budaya masyarakat lokal, kondisi fisik dan lingkungan tapak seperti topografi tebing pantai, orientasi visual, iklim, vegetasi, serta ketentuan regulasi kawasan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur kontekstual pada perancangan resort mampu mengoptimalkan potensi tapak berkontur, memperkuat hubungan visual dengan lanskap laut dan tebing, serta menciptakan keserasian antara bangunan dan lingkungan sekitarnya. Perancangan resort dengan pendekatan kontekstual diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas akomodasi, tetapi juga sebagai elemen pendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan daya tarik kawasan tebing pantai Buton Selatan.
Downloads
References
Aini, Q., & Khatami, S. M. (2018). Arsitektur kontekstual. 8(15).
Arief, M., Husaini, A., Rijal, M., Hidayat, W., Suryani, R. L., & Susilawaty, M. D. (2023). Pendampingan Perencanaan Gedung SDIT Darunnur Dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual SDIT Darunnur Building Planning Assistance with Contextual Architecture Approach. 3(3), 129–138.
Arsitektur, P. S., Teknik, F., Maret, U. S., Arsitektur, P. S., Teknik, F., Maret, U. S., Arsitektur, P. S., Teknik, F., & Maret, U. S. (2015). P ENERAPAN A RSITEKTUR K ONTEKSTUAL.
Aua, W., Arya, A., Wijaya, M., Sa, L. M. A., Ilmu, F., Politik, I., & Buton, U. M. (2025). Upaya Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Potensi Wisata ( Studi Desa Gaya Baru Kabupaten Buton Selatan ). 9, 1828–1836.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Selatan. (2024). No Title. Badan Pusat Statistik.
Kelautan, D. T., Teknik, F., Hasanuddin, U., & Bulukumba, K. (2020). DI BULUKUMBA. 3(1), 87–91.
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2026). Handimi Homestay - Desa wisata waburi park. Jadesta. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/homestay/handimi_homestay
Majid, A., Ode, L., Arsal, M., & Arsyiah, W. O. (2023). Perkembangan Objek Wisata Permandian Kabura-Burana di Desa Lawela Selatan Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan Development of the Kabura-Burana Bathing Tourist Attraction in South Lawela Village , Batauga District , South Buton Regency. 10(November), 198–205.
Maulana, H. F., Rahim, A., Studi, P., Komunikasi, I., Ilmu, F., Politik, I., & Buton, U. M. (2024). Pengembangan Pariwisata Berbasis Community Based Tourism pada Desa Wisata Waburi Park Buton Selatan. 4(1), 545–550.
Mintardjo, F. I., Firdaus, R. J., Suryani, S., & Winasih, Y. (2021). Pengembangan Permukiman Pesisir Sukolilo Menggunakan Konsep Arsitektur Kontekstual ( Studi Kasus : Kampung Nelayan Sukolilo Baru , Surabaya ). 11(1), 17–24.
Ode, L., Rujiman, M., Mansyur, A., Alimina, N., Irunsah, A., Buton, T. K., Mbulana, K., Pasarwajo, K., & Buton, K. (2024). Jurnal sosial ekonomi perikanan. 9(3), 315–330.
Peningkatan, D., & Wisatawan, K. (n.d.). 3 1,2,3. 92–102.
Resort, K., & Berkelanjutan, Y. (n.d.). Darsiharjo dan Ghoitsa Rohmah Nurazizah : Konsep Resort yang Berkelanjutan ( Kasus Resort di Indonesia ) ( RESORT CASE IN INDONESIA ) Jurnal Manajemen Resort & Leisure.
Rianty, H., & Kotta, M. H. (2025). PERANCANGAN HOTEL RESORT DI DESA WASUEMBA KABUPATEN BUTON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR. 10(1), 1–11.
Zalukhu, R., Arsitektur, P. S., Teknik, F., & Area, U. M. (2021). PERANCANGAN HOTEL RESORTDI KABUPATEN SKRIPSI DISUSUN OLEH : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MEDAN AREA MEDAN Diajukan untuk memenuhi persyaratan Untuk memperoleh gelar sarjana.