Implementasi disruptif kolostomi pada bayi atresia ani dengan risiko infeksi
Keywords:
disruptive in colostomy, atresia ani, neonatus, risiko infeksiAbstract
Pendahuluan: Atresia ani adalah malformasi kongenital akibat gangguan perkembangan embrionik sehingga anus tidak terbentuk. Manifestasi klinis berupa kegagalan bayi mengeluarkan mekonium. Penatalaksanaan awal akan dilakukan kolostomi untuk mencegah komplikasi. Diagnosis keperawatan yang sering muncul meliputi risiko infeksi, gangguan integritas kulit, dan ketidakefektifan eliminasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tatalaksana kolostomi dalam mencegah risiko infeksi serta mendukung keberhasilan perawatan stoma. Intervensi dilakukan untuk menjaga kondisi klinis bayi tetap stabil, mencegah terjadinya komplikasi pascaoperasi, memastikan eliminasi feses berjalan efektif melalui stoma, serta mempersiapkan perawatan lanjutan setelah kondisi bayi lebih stabil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada bayi perempuan usia 3 hari yang lahir cukup bulan melalui operasi caesarea dengan berat 2250 gram dan panjang 45 cm. Dilakukan pemeriksaan fisik, penegakan diagnosis medis, tindakan kolostomi, serta pengkajian keperawatan terkait risiko infeksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah hasil observasi klinis, catatan perawatan, serta respon pasien terhadap intervensi keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan tindakan kolostomi, kondisi klinis bayi menunjukkan perbaikan dengan adanya pengeluaran feses melalui stoma secara adekuat. Implementasi intervensi keperawatan berupa perawatan stoma dan pencegahan infeksi menghasilkan beberapa capaian: tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada area kolostomi, kulit sekitar stoma tetap utuh tanpa iritasi, serta kondisi umum bayi stabil (suhu tubuh normal, tidak ada tanda sepsis, dan bayi tampak nyaman). Hal ini menunjukkan bahwa tatalaksana kolostomi efektif dalam mendukung fungsi eliminasi dan mencegah komplikasi pada fase awal perawatan. Kesimpulan: Kolostomi sebagai tatalaksana awal memberikan perbaikan klinis signifikan sebelum tindakan definitif. Peran keperawatan penting dalam pencegahan infeksi dan edukasi keluarga.
Downloads
References
Abdullah, S. R., Munir, M. A., Basri, A., & Tandiarrang, A. D. (2025). Tatalaksana Definitif Pada Atresia Ani : a Case Report Conservatife Treatment of Atresia Ani : a Case Report. Jurnal Medical Profession (MedPro), 7(1), 6–10.
Adistie, Mardhiyah, & Nurhayati. (2017). Kualitas hidup anak usia toddler paska kolostomi. Nurse Line Journal, 2(2), 1–10.
Asmira, Fransisca, Deviyanti, Erika, Fadilah, & Irmayanti. (2022). Perawatan Stoma pada Bayi dengan Malformasi Anorektal Letak Tinggi tanpa Fistula di Ruang Neonatal Intensive Care Unit : Studi Kasus. Journal of Bionursing, Vol 4, No.(Anorectal Malformation (MAR), Stoma Neonatal), 186–190. https://pdfs.semanticscholar.org/154a/15326524ffcf03639ee60656f3f9ba2c5c80.pdf
Azizah. (2022). ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSIA ‘AISYIYAH KLATEN. Repository Universitas Muhammadiyah Klaten. https://repository.umkla.ac.id/2537/
Bayi, P., Lahir, B., & Kasus, L. (2025). MALFORMASI ANOREKTAL DENGAN FISTULA REKTOVAGINAL PADA BAYI BARU LAHIR : LAPORAN KASUS. 9(4), 833–844.
Danaparamitha, & Nathasadewi. (2025). ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.D DENGAN RISIKO INFEKSI AKIBAT CA KOLON DI RUANG RAWAT INAP KEMOTERAPI RSUD BALI MANDARA TAHUN 2025. Repository Poltekes Denpasar. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/15917/
Dewi, A. (2022). Perbandingan Posterior Sagittal Anorectoplasty (PSARP) dengan Laparoscopy Assisted Anorectoplasty (LAARP) dalam Tatalaksana Malformasi Anorektal. Unram Medical Journal, 11(3), 1015–1020. https://doi.org/10.29303/jku.v11i2.746
Dewi, V. N. L. (2024). Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita (Aklia Suslia, Ed.; Edisi Digi). Salemba Medika.
Ervina, Agung, Dwi, Noviyanti, Ekklesia, Wulan, Muhammad, & Ramadhan. (2023). Faktor-Faktor yang Berperan Pada Kejadian Kelainan Kongenital Pada Neonatus Di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Medula, 13(4), 609–614. https://doi.org/https://doi.org/10.53089/medula.v13i4.670
Firmansyah. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Sepsis Neonatorum di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Jurnal Ilmu Kedokterab Dan Kesehatan, 10 Nomor 2, 123–130. https://www.bing.com/search?q=%22http%3A%2F%2Fejurnalmalahayati.ac.id%2Findex.php%2Fkesehatan%2Farticle%2Fview%2F2686%22
Hapsari. (2023). DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN ATRESIA ANI PADA BAYI BARU LAHIR: TINJAUAN LITERATUR. Mandala of Health, vo.16, No., 156–169. https://doi.org/10.20884/1/mandala.2023,16.2.9643
Hapsari, A. T. (2023). Diagnosis and Management of Atresia Ani in Newborn Infants: Literature Review. Mandala Of Health, 16(2), 156. https://doi.org/10.20884/1.mandala.2023.16.2.9643
Hidayat, Dastamuar, & Indra. (2018). Hubungan tipe malformasi anorektal, kelainan kongenital penyerta, sepsis, dan prematuritas. 1, 1–7.
Kemenkes. (2018). InfoDATIN: Kelainan bawaan. Pus. Data dan Inf. Kemeterian Kesehat. RI. Kementerian Kesehatan RI, 1–6.
Nugroho, B. P. D., Sari, R. S., Ratnasari, F., & Madani, U. Y. (2023). Efektivitas Posisi Pronasi Terhadap Saturasi Oksigen, Frekuensi Nadi, Frekuensi Nafas Pada Bayi Prematur Dengan Ventilator. Nusantara Hasana Journal, 2(8), 145–147. www.researchgate.net/publication/336583697
Nur Yeni Sandata. (2022). ASUHAN KEPERAWATAN BAYI NY.L DENGAN CONGENITAL ABSENCE ATRESIA AND STENOSIS RECTUM POST OPERASI COLOSTOMY DI RUANG NICU SENTRAL RUMKITAL Dr. RAMELAN SURABAYA. Repository Stikes Hangtuah.
Pena A, & Levitt. (2006). Imperforate anus. Pediatr Gastrointest Liver Dis. 749–755. https://doi.org/10.1016/B978-0-7216-3924- 6.50053-6.
PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia:Definisi dan Indikator Diagnostik (Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ed.). http://www.inna-ppni.or.id
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Indonesia, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional.
PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. http://www.inna-ppni.or.id
Purba, & Banjarnnahor. (2024). HUBUNGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PERAWATAN KOLOSTOMI TERHADAP KEJADIAN INFEKSI POST OPERASI KANKER KOLOREKTAL DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL. Excellent Midwifery Jurnal, 6(2), 1–7.
Putra, M. F., & Apriliana, E. (2023). Pendekatan Klinis dan Tata laksana Malformasi Anorektal Program Studi Pendidikan Dokter , Fakultas Kedokteran , Universitas Lampung Bagian Mikrobiologi , Fakultas Kedokteran , Universitas Lampung. 10(3), 64–68. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/3221/pdf
R. Teguh Ady P, R. T. A. P., & Dwi Retnaningsih. (2025). Penerapan Nesting terhadap Perubahan Suhu Tubuh pada Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah di Ruang Perinatologi RSUD Batang. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(4), 161–168. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2494
Rahman, M. F., Gani, A. B., Darma, S., Purnamasari, R., & Lestari, N. A. (2025). Karakteristik Malformasi Anorektal di RSUP Dr . Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2021-2024. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 1295–1307.
Raturi, & Chandran. (2024). Neonatal sepsis: Aetiology, pathophysiology, diagnostic advances and management strategies. Clinical Medicine Insights: Pediatrics, 18(1), 1–11. https://doi.org/10.1177/11795565241281337
Segar, J. L., & Jetton, J. G. (2024). Fluid and electrolyte management in the neonate and what can go wrong. Current Opinion in Pediatrics, 36(2), 198–203. https://doi.org/10.1097/MOP.0000000000001308
Setiyaningrum, T. (2023). PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK D DENGAN MALFORMASI ANORECTAL POST OP TUTUP KOLOSTOMI H1 DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN DAN NYAMAN DI PAVILIUN ADE IRMA SURYANI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2023. (April), 1–6.
Sinaga. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penilaian kontinensia pada pasien malformasi anorektal pasca Posterior sagital Anorectoplasty (PSARP) di RSUP Dr. Mohammad Hosein Palembang.
Smith, Caitlin, & Avansino. (2021). Anorectal Malformations. Stat Pearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560748/ (ncbi.nlm.nih.gov in Bing)
Srinivas, Gasior, Driesbach, Debacco, Pruitt, Trimble, Zahora, Mueller, & Kayu. (2024). Pengembangan Algoritma Standar untuk Manajemen Malformasi Anorektal yang Baru Didiagnosis. MDPI, (unit intensif neonatal; anus imperforate; malformasi kloacal; algoritma diagnostik). https://doi.org/https://doi.org/10.3390/children11040494
UNICEF. (2025). newborn Mortality. UNICEF.
Utami. (2021). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Penyakit Infeksi pada Neonatus. Repository UNSOED. https://www.bing.com/search?q=%22http%3A%2F%2Frepository.unsoed.ac.id%2F%22
WHO. (2024). New born Mortality. WHO Fact Sheet.
Wijonarko, & Jaya. (2024). Tindakan Perawatan Luka Stoma Dengan Gangguan Integritas Pada Pasien Ca Rectum Post Kolostomi Di Ruang Kutilang Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 6(1), 1–6. https://journal.bundadelima.ac.id/index.php/jkbdhttps://doi.org/10.59030/jkbd.v6Ii1