Aktivitas ruang sebagai pembentuk perilaku pengguna pada performing art complex
Keywords:
Aktivitas, Perilaku, Performing Art Complex, Behavioural ArchitectureAbstract
Performing Art Complex merupakan fasilitas kebudayaan yang berperan dalam mewadahi segala kegiatan pertunjukan seni, ruang interaksi sosial, serta sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Perilaku pengguna pada fasilitas pertunjukan seni dibentuk oleh berbagai aspek, diantaranya melalui pola gerak pengguna, interaksi, respon terhadap kenyamanan lingkungan, hingga bagaimana ruang dapat memfasilitasi segala aktivitas yang terjadi di dalamnya. Oleh karena itu, hubungan antara aktivitas ruang dan perilaku pengguna menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam perancangan Performing Art Complex sebagai upaya menciptakan lingkungan yang responsif dalam memfasilitasi segala kegiatan seni secara optimal. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi keterkaitan aktivitas ruang dalam membentuk perilaku pengguna pada Performing Art Complex. Metode penelitian yang diterapkan meliputi studio literatur, analisis aktivitas dan kebutuhan pengguna, behavioural mapping, serta kajian pendekatan arsitektur yang berorientasi pada perilaku. Kajian ini turut mempertimbangkan konteks pengembangan fasilitas kebudayaan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memerlukan fasilitas pusat kesenian sebagai wadah ekspresi seni, hingga pembentukan identitas kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tatanan ruang, zona interaksi, pola sirkulasi, transisi ruang, hingga kenyamanan visual dan akustik memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk perilaku pengguna. Berdasarkan hasil temuan ini, dasar dalam perancangan Performing Art Complex tidak hanya berperan sebagai tempat pertunjukan seni, melainkan juga sebagai ruang publik yang berfungsi secara aktif dan inklusif, serta mampu membentuk perilaku sosial masyarakat.
Downloads
References
Andini, R. A., & Natalia, T. W. (2024). PENGARUH INTERIOR AUDITORIUM TERHADAP KENYAMANAN PENGGUNA: Indonesia. DESA - DESIGN AND ARCHITECTURE JOURNAL, 5(2), 72–82. https://doi.org/10.34010/desa.v5i2.12351
Askarizad, R., & Safari, H. (2020). The influence of social interactions on the behavioral patterns of the people in urban spaces (case study: The pedestrian zone of Rasht Municipality Square, Iran). Cities, 101, 102687. https://doi.org/10.1016/j.cities.2020.102687
Atkinson, N. (2015). Thinking through Noise, Building toward Silence: Creating a Sound Mind and Sound Architecture in the Premodern City. Grey Room, 60, 10–35. https://doi.org/10.1162/GREY_a_00174
Dickens, L., & Lonie, D. (2014). Rehearsal Spaces as Children’s Spaces? Considering the Place of Non-formal Music Education. In S. Mills & P. Kraftl (Eds.), Informal Education, Childhood and Youth (pp. 165–183). Palgrave Macmillan UK. https://doi.org/10.1057/9781137027733_11
Du, X., Zhang, Y., & Zhao, S. (2022). Research on interaction effect of thermal, light and acoustic environment on human comfort in waiting hall of high-speed railway station. Building and Environment, 207, 108494. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2021.108494
Fitria, T. A. (2018). PENGARUH SETING RUANG TERHADAP PERILAKU PENGGUNA DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL MAPPING. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA), 1(2), 183–206. https://doi.org/10.31101/juara.v1i2.775
Galiana, M., Llinares, C., & Page, Á. (n.d.). 1 Analysis of the impact of architectural variables on 2 acoustic perception in concert halls.
Hantono, D. (2019). KAJIAN PERILAKU PADA RUANG TERBUKA PUBLIK. NALARs, 18(1),
https://doi.org/10.24853/nalars.18.1.45-56
Kong, X., Ma, H., Kang, J., & Wang, C. (2024). Acoustics Perception in Special-Shaped Spaces: A Systematic Review. Buildings, 14(2), 337. https://doi.org/10.3390/buildings14020337
Mas Triadnyani, I. G. A. A., Tjahjandari, L., & Indah Setyani, T. (2024). [No title found]. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 14(2), 540. https://doi.org/10.24843/JKB.2024.v14.i02.p11
Mufidah Nuraini, Patni Ninghardjanti, & Hery Sawiji. (2023). Pengaruh Tata Ruang Kantor terhadap Semangat Kerja Pegawai. Dinamika Publik: Jurnal Manajemen Dan Administrasi Bisnis, 1(4), 73–81. https://doi.org/10.59061/dinamikapublik.v1i4.414
Ngozi, S., & Uchenna, A. P. (2021). OPTIMIZING SPATIAL CONFIGURATION AND CIRCULATION IN A PERFORMING ART CENTRE. 9(5).
Nugrahani, Y. (2022). Peran Sanggar Anak Auriga Sebagai Sarana Pendidikan Nonformal di Dusun Pundak Wetan, Kembang, Nanggulan, Kulon Progo.
Olanusi, Dr. J. A., & Oluwadepo, O. A. (2023). Behavioural Impact of Interaction Spaces Approach in Architectural Design. International Journal of Research and Innovation in Social Science, VII(VII), 2067–2079. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2023.70865
Verneert, F., Nijs, L., & De Baets, T. (2021). A Space for Collaborative Creativity. How Collective Improvising Shapes ‘a Sense of Belonging.’ Frontiers in Psychology, 12, 648770. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.648770
Wahyono, J., & Harjanto, S. T. (n.d.). STUDI KENYAMANAN RUANG KELAS GEDUNG ARSITEKTUR INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2025). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). https://kbbi.kemdikbud.go.id
Oxford University Press. (2024). Oxford English Dictionary. https://www.oed.com